What's new

Dapatkan Daftar Situs Slot Online di SlotAO.com: Forum Slot Online Indonesia

Masih mencari kumpulan daftar situs judi slot online terpercaya yang fair play? Sekian banyak bandar slot online yang bertebaran di internet pasti membuat anda bingung, mana situs judi slot online yang terbaru dan terbaik. Apalagi saat menghadapi pandemi Covid ini yang tak kunjung habis ini, orang - orang berbondong-bondong mencari situs judi slot online terpercaya 2021 untuk mengisi waktu luangnya. Tunggu apa lagi, bergabung bersama kami disini untuk sharing bersama!

Ask question

Ask Questions and Get Answers from Our Community

Answer

Answer Questions and Become an Expert on Your Topic

Contact Staff

Our Experts are Ready to Answer your Questions

KISAH MISTERI: Tragedi Balapan Paling Mengerikan dalam Sejarah, Tubuh Tanpa Kepala

SlotAO

Moderator
Staff member
Joined
Dec 16, 2021
Messages
10,536
Reaction score
0
Points
6
KISAH MISTERI: Tragedi Balapan Paling Mengerikan dalam Sejarah, Tubuh Tanpa Kepala

Kecelakan mobil balap dalam ajang Le Mans Perancis pada 11 Juni 1955, jadi hari paling gelap dalam sejarah balap motor dunia.

Sebanyak 82 orang penonton tewas, kebanyakan dari mereka kepalanya terpenggal dalam tragedi balapan 24 jam yg terkenal itu. Insiden ini menyebabkan larangan balapan di beberapa negara.

Hari itu, puluhan ribu orang Inggris termasuk di antara 300.000 orang yg datang untuk menikmati lomba olahraga di hari yg hangat di Perancis utara.

Penonton yg dapat berdiri sangat dekat dengan arena utama umumnya menanti pengalaman balapan yg unik & mengasyikkan, khususnya setiap pembalap lewat di depan lintasan.
Tetapi sorak-sorai yg dinanti hari itu berubah jadi teriakan ketakutan, setelah Mercedes milik pembalap Perancis Pierre Levegh menabrak pembatas tribun.

Mobil melayang di udara

Sebelum balapan itu, Pierre Levegh, seorang pengemudi tunggal regu Mercedes, diketahui mengeluh bahwa lintasannya terlalu sempit di dekat area pit-stop & tribun.

Pengamatan itu terbukti tidak salah. Levegh saja mungkin memenangkan perlombaan, kalau bukan karena satu kesalahan dalam satu jam terakhir perlombaan.
Ketika itu menurut keterangan rekaman video, pembalap jaguar Mike Hawthorn bersiap masuk ke pit-stop & tampak melambat.

Pengereman itu menyebabkan mobil di belakangnya, Austin Healey yg dikendarai oleh pembalap Inggris Lance Macklin, bergeser ke tengah lintasan.
Ketika itu Mercedes Pierre Levegh, yg melaju terlalu cepat dengan 150 mph, menaiki bagian belakang mobil Macklin & melayang ke udara.

Mobil Levegh menabrak tribun & bagian-bagiannya yg meledak berterbangan menghantam kerumunan penonton.
Levegh & lebih dari 80 penonton, yg memadati tribun, kehilangan nyawa mereka dalam kecelakaan mengerikan itu.


Tubuh tanpa kepala
Mendiang Christopher Hilton dalam Le Mans 55: The Crash That Changed The Face of Motor Racing mencatat kengerian yg ditinggalkan karena kecelakaan itu.

Satu orang tanpa pengenal, tunangan di sampingnya terpenggal; seorang nenek tidak dikenal, cucu perempuannya yg berusia tujuh tahun terpenggal; (termasuk) empat pemuda bersama-sama, dua pendek & dua tinggi, tulis Hilton.
Menurutnya yg terjadi saat itu, bagi mereka yg berpostur tinggi & melihat akibat kecelakaan akan langsung menunduk.

Namun, ironisnya mereka yg pendek & cuma mendengar suara benturan spontan berdiri berjinjit untuk melihat.
Seorang dokter Belgia pergi mencari tubuh istrinya & menemukannya. Dia membaringkannya di dalam mobil, & membawanya kembali ke Brussel.

Seorang gadis muda yg masih terguncang berjalan berkeliling sambil berkata, Ibu saya sudah meninggal, dapatkah seseorang membawa saya pulang?
Para pastor yg tadinya jadi penonton, bergerak di antara korban yg sekarat di tanah mencoba memberi mereka ritus terakhir.

Korban selamat pada 11 Juni 1955, mengingat melihat teropong yg dikalungkan di leher tubuh yg tidak lagi memiliki kepala.
Tapi balapan tetap berjalan. Penyelenggara berdalih eksodus massal justru akan menghalangi mobil ambulan penyelamat datang ke lokasi.


Salah siapa
Mercedes menarik pembalap mereka enam jam kemudian sebagai tanda hormat, Hawthorn diperintahkan untuk melanjutkan pertandingan & Jaguar mengklaim kemenangan hampa.

Atas apa yg terjadi, media Eropa dengan cepat menyalahkan Hawthorn, pengemudi playboy asal Inggris, Perang kata-kata yg sengit pun terjadi antara Mercedes & Jaguar.

Dalam evaluasi saya, saya memberikan waktu yg cukup bagi pengemudi mobil berikutnya, untuk menyadari rencana saya & baginya untuk mengambil tindakan yg mungkin diperlukan tanpa membahayakan orang lain, mengatakan Hawthorn dalam pembelaannya.

Dia mempertimbangkan untuk berhenti dari olahraga itu, tetapi penyelidikan resmi membebaskannya.Kesimpulan penyelidikan mengatakan tidak ada satu orang pun yg dapat dimintai pertanggungjawaban.

Sangat jelas dari foto-foto Hawthorn tidak mengerjakan manuver atau mengerem secara mendadak. Hanya saja memang jarak pendek dari pit lurus yg sempit membahayakan mobil di dekatnya, mengatakan putusan itu, didukung oleh pandangan pembalap & penulis Belgia Paul Frere.

Kekhawatiran tersebut sudah diutarakan Pierre Levegh sebelum pertandingan.

Kecelakaan itu menyebabkan pengenaan standar keselamatan baru di Le Mans.

Mercedes meninggalkan Formula Satu pada akhir musim 1955, & tidak kembali selama hampir 40 tahun.

Persaingan Mercedes & Jaguar
Spekulasi muncul soal penyebab tragedi itu.

Banyak yg menyorot mobil Levegh, yg terbuat dari paduan magnesium. Bahan itu menciptakan mobilnya lebih ringan, & lebih cepat. Tapi kelemahannya adalah sangat mudah terbakar.

Selain itu, regu Mercedes-Benz (300SLR), juga diketahui dilengkapi dengan perkembangan baru, rem udara yg diklaim akan meningkatkan kemampuan menikung. Tapi, rem mobil itu diduga tidak dapat diandalkan.

Alhasil kombinasi yg mematikan tercipta.

Selama bertahun-tahun desas-desus yg bertahan adalah soal adanya bahan bakar rahasia di tangki ekstra. Itu diduga menyebabkan mobil meledak ketika menabrak pembatas. Tapi itu pun tidak pernah terbukti.

Bencana itu mengejutkan dunia & menyebabkan beberapa negara melarang balap motor sama sekali.Puluhan tahun kemudian, masih ada pertanyaan tentang siapa yg harus disalahkan atas tragedi itu, seperti yg diceritakan dalam film dokumenter BBC4.

Apakah itu disebabkan oleh perjudian Mercedes pada teknologi baru yg belum terbukti? Apakah korban tewas begitu tinggi karena ada bahan bakar rahasia di tangki tersembunyi yg menyebabkan mobil Levegh meledak?

Atau apakah ada pihak berwenang Perancis yg menutup-nutupi penyebab kecelakaan itu? Apakah itu semua berkaitan dengan kecerobohan seorang pengemudi Inggris?

Semua masih jadi misteri.

Namun satu hal yg jadi konsensus dalam bencana itu adalah terkait latar belakangnya. Yaitu soal persaingan sengit antara regu balap motor Jerman & Inggris & pembalap mereka.

Persaingan ketat itu dinilai memiliki konsekuensi yg mengerikan bagi keselamatan dalam tipe olahraga balapan motor saat itu.




Hari ini 18:52
 
shape1
shape2
shape3
shape4
shape7
shape8
Top