What's new

Dapatkan Daftar Situs Slot Online di SlotAO.com: Forum Slot Online Indonesia

Masih mencari kumpulan daftar situs judi slot online terpercaya yang fair play? Sekian banyak bandar slot online yang bertebaran di internet pasti membuat anda bingung, mana situs judi slot online yang terbaru dan terbaik. Apalagi saat menghadapi pandemi Covid ini yang tak kunjung habis ini, orang - orang berbondong-bondong mencari situs judi slot online terpercaya 2021 untuk mengisi waktu luangnya. Tunggu apa lagi, bergabung bersama kami disini untuk sharing bersama!

Ask question

Ask Questions and Get Answers from Our Community

Answer

Answer Questions and Become an Expert on Your Topic

Contact Staff

Our Experts are Ready to Answer your Questions

Kepada Ibu Mega & Para Calon Mertua

SlotAO

Moderator
Staff member
Joined
Dec 16, 2021
Messages
12,717
Reaction score
0
Points
6
Kepada Ibu Mega & Para Calon Mertua


Cangkeman.net -Ibu Megawati kembali viral, setelah sebelumnya viral karena pernyataan kontroversi tentang minyak goreng, kini penyebabnya adalah karena video dirinya yg sedang pidato di depan jajaran kader PDIP dalam sebuah rapat bahwa beliau pernah mewanti-wanti mbak Puan, anaknya, supaya jangan hingga mendapat suami yg seperti tukang bakso. Isi wejangan tersebut ramai di alam nyata maupun alam maya yg diisi oleh para warganet.

Saya yg pernah menjalani profesi sebagai tukang bakso di sebuah kampus sekitaran Jagakarsa, kawasan Jakarta Selatan sana, sempat tersinggung juga, namun akhirnya harus mawas diri karena memang pada kenyataannya jarang sekali ada orang yg mau bersanding & menjalani hidup dengan yg menjalani profesi ini, terlebih lagi kalau masih dalam tahap perintisan atau belum meraih kesuksesan. Sebagai tambahan cerita pengalaman selama saya jadi tukang bakso, tak satupun mahasiswi-mahasiswi cantik di kampus tempat saya jualan tersebut ada yg mau naksir kepada saya. Padahal dari sisi tampang, saya merasa tidak ganteng-ganteng amat (ya iyalah, siapa yg mau?).

Profesi tukang bakso & sejenisnya semisal petani, peternak, pedagang kaki lima & juga lainnya memang bukan profesi impian para calon mertua, (meski saya juga meyakini tidak semua calon mertua seperti itu). Bahkan saya yakin, mereka yg berprofesi tukang bakso, petani, peternak sekalipun jarang ada yg berharap mendapatkan calon menantu dengan profesi yg sama dengan mereka. Mereka pasti harap ada perubahan pada silsilah profesi yg sudah mereka jalani.

Diakui atau tidak, ada banyak calon mertua yg mirip dengan Ibu Megawati. Meski tingkat standar calon menantu tergantung dari status sosial si calon mertua itu sendiri, tetapi inilah pola pikir & cara pandang yg berkembang di tengah masyarakat kita. Banyak yg beranggapan bahwa mendapat gaji bulanan yg tetap serta seragam yg rapi adalah sebuah tahta status sosial di mata masyarakat. Bahkan banyak yg memilih jadi pegawai honorer di sebuah kantor dinas pemerintahan hingga belasan tahun dengan gaji 150 ribu perbulan demi mendapatkan pengangkatan status jadi PNS. Tak jarang mengorbankan sepetak atau dua petak sawah warisan untuk dapat masuk kerja di lingkungan dinas pemerintahan.

Masih ingat dengan kampung yg viral dengan nama Kampung Milyarder? Sebuah kampung di Desa Sumur Geneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Mereka jadi kaya mendadak dengan mendapatkan kompensasi yg sangat tinggi untuk tanah yg selama ini sebenarnya jadi penghidupan mereka dengan cara bertani maupun beternak. Ketika uang kompensasi itu mereka dapatkan, mereka langsung belanja jor-joran membeli apa yg sebenarnya tidak mereka butuhkan, mobil mewah & lain sebagainya. Bahkan banyak yg tidak dapat menyetir mobil membeli barang mewah tersebut.

Salah satu alasan kenapa mereka mau menjual aset yg mereka miliki adalah karena mereka dijanjikan kelak akan bekerja di perusahaan yg sudah membeli tanah mereka itu. Bayangkan, mereka siap jadi kuli di tanah yg tadinya milik mereka sendiri, karena berpikir bekerja lebih ada rasa nyaman secara finansial atau merasa naik secara kasta sosial karena akan bekerja pada sebuah perusahaan akbar tentunya dengan fasilitas yg akan mereka dapatkan pastinya adalah gaji bulanan & juga seragam dari perusahaan ketimbang berkotor-kotor ria bermain tanah dengan bertani atau beternak di tanah sendiri.

Bertumbuh & berkembangnya pola pandang masyarakat kepada apa yg disebut profesi impian memang tidak terlepas dari apa yg ditanamkan sejak kecil kepada kita. ini seperti sudah jadi doktrin kepada kita sejak usia dini. Ketika di sekolah dasar dahulu tak pernah ada ibu atau bapak guru yg mengarahkan cita-cita kepada murid untuk jadi tukang bakso, petani, peternak & profesi-profesi lainnya yg tidak memiliki gaji bulanan ataupun kantor sebagai tempat bekerja, tetapi justru lebih diarahkan pada cita-cita jadi dokter, tentara, polisi, pegawai bank & lain sebagainya yg dianggap lebih memilikiprestisedalam kelas sosial masyarakat.

Saya belum pernah mendengar seorang guru menyuruh murid untuk rajin belajar supaya dapat jadi petani, raih ijazah supaya dapat ngangon kerbau ketika akbar nanti. Seolah-olah konotasi sukses adalah bekerja pada perusahaan ternama ataupun dinas pemerintahan. Tetapi kalau jadi tukang bakso, belum dapat dikatakan sukses meski sudah berhasil menghidupi keluarga bahkan dapat mempekerjakan orang sebagai karyawan.

Itulah sebabnya banyak cerita-cerita tentang gagalnya rencana perkawinan karena standarisasi dari calon mertua terkadang sangat tinggi & rumit, meski memang tujuan dari calon mertua adalah untuk kebaikan anaknya supaya ketika melewati masa-masa rumah tangga tidak sulit. Padahal semua itu bukanlah pegangan yg dapat dijadikan jaminan. Beruntung, mbak Puan tidak mendapatkan jodoh seperti apa yg dikhawatirkan oleh sang ibunda.

Jika memang itu harus terjadi pada Anda yg baru akan menikah, maka nasehat klasik untuk sering sabar & tawakal pasti akan sangat berguna, & juga beri edukasi kepada ibu atau calon mertua bahwa perumpamaan dari warganet yg berbunyi Harta & tahta bukanlah segalanya, tetapi dengan punya harta & tahta kita dapat punya segalanyaadalah akrobat kata-kata yg tidak boleh dijadikan pegangan karena itu menyesatkan.


Tulisan ini ditulis oleh Latatu Nandemar diCangkemanpada tanggal 29 Juni 2022 Hari ini 22:16
 
shape1
shape2
shape3
shape4
shape7
shape8
Top