What's new

Dapatkan Daftar Situs Slot Online di SlotAO.com: Forum Slot Online Indonesia

Masih mencari kumpulan daftar situs judi slot online terpercaya yang fair play? Sekian banyak bandar slot online yang bertebaran di internet pasti membuat anda bingung, mana situs judi slot online yang terbaru dan terbaik. Apalagi saat menghadapi pandemi Covid ini yang tak kunjung habis ini, orang - orang berbondong-bondong mencari situs judi slot online terpercaya 2021 untuk mengisi waktu luangnya. Tunggu apa lagi, bergabung bersama kami disini untuk sharing bersama!

Ask question

Ask Questions and Get Answers from Our Community

Answer

Answer Questions and Become an Expert on Your Topic

Contact Staff

Our Experts are Ready to Answer your Questions

KALAU PKI TIDAK DIBERANTAS KITALAH YANG BINASA

SlotAO

Moderator
Staff member
Joined
Dec 16, 2021
Messages
17,088
Reaction score
0
Points
6
KALAU PKI TIDAK DIBERANTAS KITALAH YANG BINASA


Berbagai argumen membenarkan pembunuhan serta kekejaman kepada mereka yg dituduh PKI pada 1965-67.

KALAU PKI TIDAK DIBERANTAS KITALAH YANG BINASA
KALAU PKI TIDAK DIBERANTAS KITALAH YANG BINASA
Lihatlah apa yg terjadi di Rusia selama pemerintahan Stalin & Kamboja selama pemerintahan Pol Pot. Mereka adalah penguasa komunis yg sudah menewaskan jutaan orang di Negeri mereka sendiri! Apakah Anda mau Indonesia jadi seperti itu - diperintah oleh orang-orang seperti Stalin atau Pol Pot? Pembunuhan massal ini diperlukan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia, mereka menambahkan. Sayang, mereka tidak menyadari bahwa argumen seperti ini sudah banyak dipakai oleh berbagai diktator di seluruh dunia untuk membenarkan kampanye pembunuhan massal mereka.

Pol Pot selama hidupnya menyatakan beberapa kali: "Saya harap kalian mengetahui bahwa semua yg saya lakukan, adalah untuk Bangsa & Negara." Dan apa yg Pol Pot lakukan, tepatnya? Ia melaksanakan pemberantasan berdarah untuk menyingkirkan orang-orang yg menentangnya dengan memenjarakan atau langsung membunuh siapa pun yg dicurigai berkhianat.


Argumen yg berdasarkan nasionalisme juga didengungkan oleh Stalin ketika ia melaksanakan pembunuhan massal di Ukraina selama tahun 1932-1933, dengan membiarkan orang-oran mati kelaparan. Orang-orang Ukraina menuntut untuk berdikari dari Soviet, tetapi Stalin tidak rela melepaskan daerah dengan tanah yg begitu subur itu, sehingga ia mengambil hasil panen dari Ukraina dengan paksa. Jutaan orang meninggal karena kelaparan & Stalin menyatakan orang-orang Ukraina sebagai "musuh rakyat."

Jadi, genosida terbesar pemimpin Soviet pada awalnya tidak ada hubungannya dengan ideologi komunis. Genosida itu dilancarkan demi perebutan wilayah & kekuasaan. Orang-orang Ukraina bahkan sudah berjuang untuk kemerdekaan mereka sejak zaman para Tsar Russia, jauh sebelum Partai Komunis mengambil alih pemerintahan negeri itu. Jadi, Stalin dapat dibilang cuma melanjutkan wilayah yg dipertahankan oleh jaman Kerajaan Russia. Stalin bahkan tidak segan-segan untuk menghancurkan partai komunis di Ukraina & organisasi komunis lain yg mengritiknya.

Pol Pot, Stalin & Suharto sama-sama kejam

Baik Pol Pot, Stalin maupun Suharto, mengpakai alasan serupa: memberantas musuh-musuh mereka, demi menyelamatkan bangsa & Negara. Rasa patriotisme & nasionalisme jadi senjata para diktator untuk mengklaim hak mereka dalam mengerjakan apa saja. Itu sebabnya tidak ada gunanya untuk membayangkan apa yg akan terjadi kalau Indonesia diperintah oleh orang seperti Pol Pot. Jika Anda melihat otoritarianisme & berbagai pembunuhan massal yg terjadi, negeri ini sebenarnya sudah diperintah oleh seorang yg jauh lebih buruk daripada Pol Pot, karena Soeharto berhasil mempertahankan kekuasaannya jauh lebih lama dari diktator Kamboja (yang cuma berkuasa kurang dari tahun tiga tahun, dari 25 Oktober 1976 hingga 7 Januari 1979). Bahkan sekarang pun, antek-antek Soeharto masih berkuasa di Indonesia.

Sekarang, perkenankan saya bercerita tentang pertemuan saya dengan warga Kamboja di awal 1990-an yg menyatakan bahwa Pol Pot bukanlah pembunuh massal tetapi seorang patriot akbar yg mensayangi negaranya. Warga Kamboja ini menekankan: "Jika Pol Pot tidak menghukum kaum kapitalis, kita pasti sudah hancur karena orang seperti Presiden Anda, Soeharto!"

Tentu saja, Pol Pot dapat dengan mudah mengpakai kasus di Indonesia untuk membenarkan genosida berdarah atas instruksinya: "Lihatlah apa yg terjadi pada para komunis di Indonesia, ini dapat terjadi pada kita, kalau kita tidak membasmi orang-orang yg menentang komunisme!" Jika Anda mendukung genosida komunis di Indonesia karena alasan ini, berarti dengan tidak langsung, Anda juga membenarkan pembunuhan massal di mana saja. Bagaimana Anda dapat begitu pasti bahwa membunuh seseorang adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidup Anda?

Dan bagaimana orang dapat yakin bahwa kalau komunisme tidak diberantas di Indonesia, PKI akan berkuasa? Partai Nasional Indonesia (PNI) mungkin saja masih berkuasa kalau Soeharto tidak mengambil alih. Kemungkinan lain adalah Masyumi, Partai berbasis Islam, akan menang dalam Pemilu selanjutnya. Karena partai ini adalah pemenang kedua (setelah PNI) dalam pemilihan terakhir sebelum rezim Orde Baru. PKI berada dalam urutan keempat pada Pemilu terakhir semasa Sukarno. Dan juga ada kemungkinan terbentuk koalisi, karena Sukarno seringkali mendengungkan konsepnya tentang persatuan nasionalisme, komunisme & agama.

Tentu saja, ada banyak sekali kemungkinan, tetapi retorika "membunuh atau dibunuh" sudah menciptakan mustahil bagi orang untuk melihat kemungkinan-kemungkinan lain ini.

Propaganda licik

Banyak orang juga gagal untuk memahami bahwa kalau komunis di Indonesia benar-benar siap dengan pemberontakan, mengapa begitu mudah untuk membunuh mereka secara massal? Jutaan orang dibantai dengan darah dharap, dikubur hidup-hidup, dipenjara, disiksa & diperkosa hampir tanpa ada yg perlawanan serius dari para korban ini.

PKI adalah salah satu partai komunis terbesar di dunia pada tahun 1960, dengan sekitar tiga juta anggota. Jika jutaan manusia ini benar-benar bersenjata & siap untuk memberontak, seperti yg dipropagandakan oleh Soeharto, tidakkah mereka akan melawan pembunuhan besar-besaran anggota mereka? Namun cuci-otak yg disebarkan oleh rezim Orde Baru sudah menghambat orang untuk berpikir jernih tentang masalah ini.

Seorang pemimpin Partai Nazi, Hermann Goering, sangat mengerti tentang strategi untuk menciptakan orang tidak lagi dapat berpikir kritis & menyetir mereka. Dengan menyebar ketakutan, maka massa dapat digerakkan untuk mendukung pembunuhan massal: "Orang-orang tidak harap perang, tetapi mereka sering dapat disetir untuk mengikuti kehendak pemimpin mereka. Ini mudah, Begitu Goering sempat menyatakan: "Yang harus Anda lakukan adalah memberitahu mereka bahwa negeri & rakyat sedang diserang, & mencela para pensayang damai karena kurangnya jiga patriotisme mereka karena tidak bersedia bertindak saat negara dalam bahaya. "

Banyak orang Indonesia sudah jatuh ke dalam perangkap ini pada tahun 1965 & masih belum bebas dari propaganda licik itu hingga kini.

(Versi bahasa Inggris artikel ini sudah dimuat di The Jakarta Globe).

KALAU PKI TIDAK DIBERANTAS KITALAH YANG BINASA



Saya kurang setuju dengan apa yg diberitakan oleh DW

melawan komunis adalah dengan kekerasan.karena mereka pun akan melawan yg tidak setuju dengan mereka memakai kekerasan,apakah ada nafas buat mereka yg bersebrangan dengan komunis kalau PKI berkuasa?

Ingatlah tragedi ketika red army soviet komunis itu masuk berlin.apa yg terjadi dengan 2,5 juta wanitamu?

Dengan alasan nazi mengerjakan kekejaman,pembunuhan n pemerkosaan juga di soviet,itu balas dendam

Apakah nazi mengerjakan pemerkosaan semasif itu?

TANPA DUKUNGAN RAKYAT TNI TAK MUNGKIN BISA MENGHANCURKAN N MELENYAPKAN PKI
KALAU PKI TIDAK DIBERANTAS KITALAH YANG BINASA



KALAU PKI TIDAK DIBERANTAS KITALAH YANG BINASA
Hari ini 15:04
 
shape1
shape2
shape3
shape4
shape7
shape8
Top