What's new

Dapatkan Daftar Situs Slot Online di SlotAO.com: Forum Slot Online Indonesia

Masih mencari kumpulan daftar situs judi slot online terpercaya yang fair play? Sekian banyak bandar slot online yang bertebaran di internet pasti membuat anda bingung, mana situs judi slot online yang terbaru dan terbaik. Apalagi saat menghadapi pandemi Covid ini yang tak kunjung habis ini, orang - orang berbondong-bondong mencari situs judi slot online terpercaya 2021 untuk mengisi waktu luangnya. Tunggu apa lagi, bergabung bersama kami disini untuk sharing bersama!

Ask question

Ask Questions and Get Answers from Our Community

Answer

Answer Questions and Become an Expert on Your Topic

Contact Staff

Our Experts are Ready to Answer your Questions

Ali Sadikin, Dijuluki Gubernur Maksiat Karena Kramat Tunggak

SlotAO

Moderator
Staff member
Joined
Dec 16, 2021
Messages
10,536
Reaction score
0
Points
6
Ali Sadikin, Dijuluki Gubernur Maksiat Karena Kramat Tunggak


Merahputih.com - Dulu Kramat Tunggak jadi salah satu lokalisasi legal & diakui sebagai yg terbesar se-Asia Tenggara. Predikat ini muncul setelah Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin menciptakan kebijakan yg sangat kontroversi melalui SK Gubernur DKI Jakarta No. Ca.7/I/13/1970 tanggal 27 April 1970. Di dalam SK tersebut berisikan tentang Pelaksanaan Usaha Lokalisasi Perempuan Tuna Susila serta Pembidangan Tugas & Tanggung Jawab.

Kebijakan itu tentu mendapat respon keras. Ali dituding memperbolehkan eksploitasi manusia atas manusia serta merendahkan derajat perempuan. Ia bahkan sempat dijuluki sebagai Gubernur Maksiat. Namun karena kebijakan itu pula, letak prostitusi yg sebelumnya smepat tersebar di beberapa tempat seperti Bina Ria serta kawasan Ancol jadi terpusat di satu tempat. Hal ini juga memudahkan mengerjakan pengotrolan.

Ali Sadikin, Dijuluki Gubernur Maksiat Karena Kramat Tunggak


Ketika perdana kali dibuka, Kramat Tunggak cuma memiliki 300 PSK serta 76 mucikari. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah tersebut terus bertambah hingga di tahun 1980-1990 jumlah PSK mencapai dua ribu orang di bawah kontrol 258 mucikari. Tempat tersebut juga jadi sumber penghasilan profesi lain seperti tukang asongan, ojek & becak hingga pembantu pengasuh. Hingga pada akhirnya kejayaan Kramat Tunggak sirna setelah Gubernur Sutiyoso di tahun 1999 secara resmi menutup lokalisasi ini & membangun Jakarta Islami Centre di atas lahan tersebut.


Sumber Hari ini 12:02
 
shape1
shape2
shape3
shape4
shape7
shape8
Top